Jangan Mau Kalah dengan Amarah Saat Bekerja, Kendalikan Emosimu dengan 4 Cara Ini!

Jangan Kalah dengan Amarah Saat Bekerja,Kendalikan dengan 4 Cara!

Jangan Mau Kalah dengan Amarah Saat Bekerja, Kendalikan Emosimu dengan 4 Cara Ini!

Yang namanya bekerja pasti akan memerlukan tingkat konsentrasi yang cukup tinggi dan kerja sama antar rekan kerjamu. Apalagi jika kamu ingin memberikan hasil yang terbaik selama bekerja, pasti kamu akan mengerahkan segenap tenaga untuk memastikan hasil pekerjaanmu sesuai dengan apa yang kamu inginkan. 

Hal ini memang bagus untuk dilakukan, tapi ingat untuk tetap berhati-hati. Kadang kala semakin bekerja keras, kamu bisa menjadi lebih sensitif juga jika ada sesuatu yang menghambat laju kerjamu. Misalnya kamu jadi lebih mudah tersinggung atau cepat marah kepada rekan kerja atau pihak lain. Nah, jika dibiarkan terlalu lama, tentunya hal ini akan menghambat produktivitasmu dalam bekerja. Selain kamu capek karena marah-marah sendiri, kamu juga bisa terlihat kurang profesional jika tidak bisa menahan amarah.

Untuk itu, penting untuk mengetahui cara mengolah emosi dengan baik, termasuk rasa marah. Hal ini sering disebut dengan anger management, bagaimana cara kamu mengatur amarahmu agar tidak merugikan dirimu sendiri atau orang lain. Yuk, simak caranya di bawah ini!

1.Temukan penyebab amarahmu

Untuk bisa mengontrol rasa marah, maka pertama kamu harus tahu pemicu kemarahan itu sendiri. Jika kamu sudah tahu hal-hal apa yang biasanya membuatmu marah maka kamu bisa menghindari hal tersebut atau mengantisipasi hal tersebut. 

2.Kendalikan diri

Selain tahu pemicu amarah, kamu juga harus tahu cara meredam emosi saat sedang bekerja. Salah satunya dengan cara tarik nafas panjang, minum air putih, stretching, berjalan-jalan sebentar untuk menjernihkan pikiran dan masih banyak lagi. Tenangkanlah diri ini sebelum amarahmu menjadi terlalu besar dan tidak terkendali.

3.Hati-hati saat bicara

Biasanya saat sedang marah kita jadi kurang bisa berpikir dengan jernih. Akibatnya terkadang kita suka kelepasan berbicara atau melakukan hal-hal yang kurang pantas untuk dilakukan. Untuk itu, cobalah berpikir dua kali jika kamu hendak berbicara dalam keadaan marah. Jangan sampai kamu malah mengatakan sesuatu yang akan kamu sesali nantinya. Berusahalah untuk tetap menjaga komunikasi baik dengan rekan kerja dan atasanmu.

4.Salurkan amarahmu dengan lebih positif

Salah satu teknik anger management adalah dengan melampiaskan kekesalanmu dengan cara yang lebih positif. Misalnya dengan curhat ke orang yang kamu percaya untuk mengurangi rasa marah. Jika masih ada perasaan kesal yang tersisa, kamu bisa menyalurkannya dengan berolahraga, atau malah menjadikan amarah itu sebagai motivasi untuk bekerja keras. Tapi ingat, jangan terlalu memaksakan diri juga ya! Ambil micro break jika kamu memang perlu istirahat sejenak.

Nah, kamu bisa mencoba beberapa cara tadi untuk mengontrol amarahmu saat sedang bekerja. Namun akan lebih baik lagi jika kamu bisa mencegah amarah ini sejak awal. Salah satunya adalah dengan memiliki work life balance dan waktu yang cukup untuk melakukan hal lain di luar pekerjaan. Dengan begitu tingkat stress mu akan berkurang sehingga kamu lebih bisa mengendalikan emosi saat bekerja.

Mungkin bagi sebagian orang hal ini terdengar sulit untuk dilakukan, atau bahkan tidak mungkin untuk dilakukan. Padahal sebenarnya work life balance ini sangat mungkin untuk dicapai lho. Kamu hanya perlu mencari tempat kerja yang bisa mendukung terwujudnya keseimbangan kerja ini. Masih ada kok perusahaan-perusahaan yang memperhatikan work life balance karyawannya. BCA salah satunya. Di BCA, work life balance karyawan merupakan salah satu hal penting yang terus diperhatikan oleh perusahaan. Salah satu hal yang dilakukan oleh BCA untuk menjaga work life balance karyawannya adalah dengan menyediakan berbagai komunitas di luar urusan kerja, yang bisa menjadi tempat bagi para karyawan BCA untuk menyalurkan berbagai hobinya. Karena BCA menyadari bahwa tanpa adanya keseimbangan ini, karyawan tidak dapat bekerja dan menggali potensi dirinya secara maksimal. Jadi cobalah untuk terus menjaga keseimbangan kerja dan kehidupan personalmu ya!

Categories
No Comments
Leave a Reply